PELAJARAN 2

Sore wa nihongo de nan desu ka
それは にほんごで なんですか
Disebut apakah itu dalam bahasa Jepang?

  • Dialog 1

    Pelajaran 2


    Schmidt bertanya kepada Sato apakah ini dalam bahasa Jepang.

     R:Sore wa Nihongo de nan desu ka.
     S:‘Sumaho’ desu.
    R:‘Sumaho’ desu ka.
     S:Hai.
     Demo, tadashii namae wa 'Sumaato-fon' desu.

    R:Disebut apakah itu dalam bahasa Jepang?
     'Sumaho.'
     'Sumaho' ?
    S:Benar,
     Tetapi, nama yang benar adalah Smartphone

    Kosa Kata

    soredi situ
    nihongoJepang
    nanapa
    demomeskipun
    tadashiibenar
    namaenama
    sumaato-fonsmartphone (di eja sumaato-hon)
    koredi sini (kata tunjuk benda)
    aredi sana (kata tunjuk benda)
    konodi sini (kata tunjuk sifat)
    sonodi situ (kata tunjuk sifat)
    anodi sana (kata tunjuk sifat)
    takaitinggi
    atarashiibaru
    akaruiterang
    shiroiputih
    suteki(na)bagus
    kantan(na)mudah
    dezaindesain
  • 1.Kata Ganti Tunjuk Untuk Beragam Hal 

    a)Kore - Sore - Are

    Kore    = menunjukkan sesuatu kepemilikan atau mendekati pembicara daripada pendengar (di sini).

    Sore    = menunjukkan sesuatu kepemilikan atau mendekati pendengar daripada pembicara (di situ).

    Are      = menunjukkan kepemilikan yang tidak dimiliki oleh pembicara ke pendengar atau sesuatu yang terpisah dari pembicara dan pendengar (di sana).

    b)Kono - Sono - Ano

    Kore, Sore, Are akan berubah menjadi Kono, Sono, Ano saat diikuti oleh kata benda.

    Kore   = Kono

    Sore   = Sono

    Are     = Ano

    Kono sumaato-fon
    Ini adalah smartphone

     

    2.Kata Sifat

    a)Dalam bahasa Jepang, ada dua macam kata sifat:

    1. Kata sifat berakhiran-i
    2. Kata sifat berakhiran-na


    b)Kata sifat berakhiran-i disebut demikian karena semuanya berakhir dengan -i (mengikuti a, i, u dan o) dengan kata baku (bentuk kamus).

    Takai (tinggi), Atarashii (baru), Akarui (terang), Shiroi (putih)

    Kata sifat berakhiran-i dapat digunakan sebagai predikat kalimat, atau bisa memodifikasi kata benda saat terjadi sebelum kata benda dalam sebuah kalimat.

    Kore wa atarashii sumaato-fon desu. (modifikasi)
    Ini adalah Smartphone baru.

    Kono sumaato-fon wa atarashii desu. (predikat)
    Smartphone ini baru.

    c)Kata sifat akhiran-na juga digunakan sebagai predikat atau pengubah.

    Suteki-na (bagus), Kantan-na (mudah)

    Kata sifat berakhiran-na terlihat seperti kata benda biasa bila digunakan sebagai predikat kalimat, tapi mereka mengambil bentuk ... -na ketika digunakan sebagai pengubah kata benda berikut.

    Kore wa suteki-na dezain desu.  
    Ini desain yang bagus

    Kore wa suteki desu. 
    Ini bagus.


  • 2. Kim bertanya kepada Sato tentang produk Fujitsu

     K:Sato-san, sore wa Fujitsu no seehin desu ka.
     S:Hai, Fujitsu no desu. Kono seehin wa atarashii desu.
     K:Suteki desu ne.

    K:Sato, apakah ini produk Fujitu?
     S:Benar, ini adalah produk Fujitsu. Dan barang ini adalah produk baru.
     K:Bagus.

    Kosa Kata

    seehinproduk

  • 3. Schmidt bertanya kepada Sato tentang smarphone terbaru.

     Sc:Atarashii keetai-denwa desu ne.
     Sa:A, kore wa sumaho desu. 'Raku-Raku sumaato-fon' desu.
     Sc:'Raku-Raku sumaato-fon' ?
    Sa:Ee, 'Raku-Raku sumaato-fon' wa ji ga ookii desu.
     Soshite, soosa ga kantan desu.
    Sc:Sore wa ii desu ne.

    Sc:Apakah ini telepon seluler yang baru?
     Sa:Ini adalah 'Sumaho.' Atau disebut 'Raku-Raku Smartphone.'
     Sc:'Raku-Raku Smartphone' ?
    Sa:'Smartphone Raku-Raku' memiliki tampilan teks yang lebih
    besar.
     Dan lebih mudah untuk di gunakan.
    Sc:Itu bagus sekali.

    Kosa Kata

    keeitadenwatelepon seluler
    eeya
    jiteks
    ookibesar
    soosaoperasi/penggunaan
    iisangat baik
  • 4.Bentuk Kata Negatif

    a)Kata Sifat "i"

    Bentuk negatif dari kata sifat berakhiran-i adalah dengan cara mengganti akhiran-i menjadi ku-nai.

    Ano kaban wa shiroi desu
    Tas itu berwarna putih

    Ano kamban wa shirokunai
    Tas itu bukan berwarna putih

    Ano kamban wa shirokunai desu
    Tas itu bukan berwarna putih

    b)Kata Sifat "na"

    Mengubah kata sifat ’na’ menjadi bentuk negatif adalah dengan cara mengganti
    akhiran ’na’ menjadi ’dewa arimasen’. (seperti bentuk negatif biasa).

    Ano hana wa kireina desu.
    Bunga itu indah sekali

    Ano hana wa kirei dewa arimasen.
    Bunga itu tidak indah

  • Iro
    Warna

     Kata Benda Kata Sifat

    Shiro

    shiro
    putih
    shiro-i

    Kuro

    kuro
    hitam
    kuro-i

    Aka

    aka
    merah
    aka-i

    Kiiro

    kiiro
    kuning
    kiiro-i

    Chairo

    chairo
    coklat
    chairo-i

    Pinku

    pinku
    pink / merah muda
    -

    Ao

    ao
    biru
    ao-i

    Orenji

    orenji
    orange / jingga
    -

    Midori

    midori
    hijau
    -

    Kin

    kin
    emas
    -

    Gin

    gin
    silver / perak
    -

    Katachi
    Bentuk

    Shikaku

    shikaku
    kotak

    Chouhoukei

    chouhoukei
    persegi panjang

    Maru

    maru
    lingkaran

    Sankaku

    sankaku
    segitiga